Berapa Hari Lagi Melahirkan setelah Kontraksi Palsu? Begini Jawabannya

berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu, diary bunda

Berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu? Hal ini sering menjadi pertanyaan para ibu hamil yang mengalaminya. Ini karena kontraksi palsu bisa terasa mirip dengan kontraksi asli sehingga banyak ibu hamil yang mengira bahwa waktu persalinan sudah dekat. Nah, agar tidak bingung, yuk ketahui jawabannya dalam artikel ini.

Menjelang persalinan, ibu hamil umumnya akan mengalami kontraksi. Umumnya, kontraksi muncul saat usia kehamilan sudah cukup bulan atau lebih dari 37 minggu. Selama kontraksi, otot di rahim akan membuka leher rahim (serviks) dan mendorong janin untuk masuk ke jalan lahir. Inilah yang bisa membuat proses persalinan terjadi.

Namun, kontraksi yang dialami ibu hamil nyatanya bukan hanya kontraksi asli lho, Bun. Ibu hamil juga bisa mengalami kontraksi palsu atau yang disebut juga dengan kontraksi Braxton-Hicks. Sebelum mengetahui berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu, Bunda perlu tahu terlebih dahulu kapan munculnya kontraksi asli dan kontraksi palsu. 

Berapa Hari Lagi Melahirkan setelah Kontraksi Palsu?

Berbeda dengan kontraksi asli yang umumnya muncul menjelang persalinan atau saat usia kehamilan sudah cukup bulan, kontraksi palsu bisa muncul dari awal trimester 3. Bahkan, ada ibu hamil yang mengalaminya saat masih trimester 2. 

Kontraksi palsu adalah hal yang sangat normal terjadi ya, Bun. Ini merupakan cara tubuh untuk melatih ibu hamil menghadapi persalinan, yakni ketika kontraksi asli mulai muncul. Berbeda dengan kontraksi asli, kontraksi palsu bukanlah tanda persalinan karena tidak membuat serviks menjadi terbuka. 

Jadi, berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu? Umumnya, persalinan akan terjadi sekitar 2–4 minggu atau 14–28 hari, Bun. Namun, perhitungan ini sebenarnya tidak bisa dijadikan acuan, karena kontraksi palsu bukan tanda waktu persalinan sudah dekat. Terlebih lagi, kontraksi palsu bisa muncul kapan saja, mulai dari trimester 2 sampai trimester 3. 

Sebaiknya, Bunda tetap berpatokan dengan HPL. HPL ditentukan berdasarkan waktu HPHT, usia kandungan, serta ukuran tubuh dan berat badan janin melalui pemeriksaan USG.

Untuk memastikan bahwa yang dirasakan adalah kontraksi asli, Bunda perlu mengetahui perbedaan kontraksi asli dan kontraksi palsu. Selain dari waktu munculnya, kontraksi palsu dan kontraksi asli juga bisa dibedakan dari sensasi yang muncul serta lamanya kontraksi berlangsung, Bun.

Kontraksi palsu menimbulkan sensasi kencang di perut bagian bawah yang terasa ringan serta bisa hilang dan timbul kapan saja. Durasi kontraksi biasanya berlangsung kurang dari 30 detik sampai sekitar 2 menit, lalu menghilang.

Sementara itu, kontraksi asli biasanya menyebabkan perut kencang di seluruh bagian perut, bahkan sampai ke pinggang dan punggung belakang. Sensasi kencang ini bisa berlangsung setiap 5 menit dengan durasi 1 menit dan selama 1 jam atau lebih. Sensasinya juga akan terasa lebih berat dan kuat seiring berjalannya waktu. 

Selain itu, kontraksi asli juga umumnya akan muncul beserta tanda persalinan lain, seperti keluarnya lendir darah dari vagina dan air ketuban merembes.

Tips Mengatasi Kontraksi Palsu

Meski bisa hilang dengan sendirinya, kontraksi palsu sering kali membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Nah, apabila kondisi ini terjadi, Bunda bisa melakukan beberapa tips berikut ini untuk meredakannya:

  • Istirahat sejenak apabila kontraksi palsu muncul ketika beraktivitas.
  • Cobalah untuk berdiri atau berjalan apabila kontraksi palsu muncul saat berbaring.
  • Lakukan kegiatan yang bisa membuat tubuh menjadi lebih relaks, misalnya dengan mandi air hangat, mendengarkan lagu, atau melakukan pijat hamil.
  • Tarik napas dalam-dalam dan embuskan secara perlahan agar tubuh menjadi relaks.
  • Perbanyak minum air putih, setidaknya 8–10 gelas atau setara dengan 1,5 liter per hari, karena kontraksi bisa terjadi karena kekurangan cairan.

Itulah jawaban dari pertanyaan berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu. Yang perlu diingat, kontraksi palsu merupakan kondisi yang normal terjadi dan bukanlah tanda-tanda melahirkan ya, Bun. Jadi, apabila mengalami kontraksi palsu, Bunda sebaiknya jangan khawatir dan cobalah untuk melakukan beberapa cara mengatasinya di atas.

Meski begitu, Bunda tetap perlu waspada saat mengalami kontraksi, apalagi jika sudah memasuki trimester 3. Apabila sensasi kencang pada perut terasa makin parah, bahkan disertai dengan air ketuban pecah, segera ke dokter, ya.

Sumber

Pregnancy Birth & Baby Australia (2022).  Braxton Hicks Contractions.

Cleveland Clinic (2022). Symptoms. Braxton Hicks Contractions.

The American College of Obstetricians and Gynecologists (2023). How to Tell When Labor Begins.

American Pregnancy Association. Braxton Hicks Contractions – Causes, Symptoms & Pain Relief.

Miles, K. Baby Center (2023). Recognizing The Signs of Labor.

Iftikhar, N. Healthline (2020). When to Go to the Hospital for Labor.

Milbrand, L. Parents (2023). When Do Contractions Start in the Third Trimester?

Miller, K. The Bump (2023). What Are Braxton Hicks Contractions?

Booth, S., & Mitchell, K. WebMD (2023). Braxton Hicks: False vs. Real Labor.

Watson, S. WebMD (2022). What You Need to Know About Contractions.

By dr. Kevin Adrian Djantin

Project and Collaboration Medical Editor Alodokter

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *