Infeksi paru-paru pada bayi tidak boleh disepelekan lho, Bun. Meski ada kasus yang ringan, infeksi ini bisa saja berat sampai bayi harus dirawat inap. Oleh karena itu, untuk mewaspadainya, Bunda perlu tahu nih berbagai gejala yang bisa muncul pada bayi ketika mengalami infeksi paru-paru.
Infeksi paru-paru pada bayi bisa hanya pada satu paru-paru ataupun keduanya. Nah, infeksi paru-paru ini memiliki berbagai jenis, Bun, sesuai dengan lokasi infeksi. Salah satu yang paling sering terjadi pada bayi adalah pneumonia.
Penyebab Infeksi Paru-Paru pada Bayi
Infeksi paru-paru pada bayi ini terjadi karena bakteri, virus, atau jamur masuk dan berkembang biak dalam paru-paru bayi. Berdasarkan bagian paru-paru yang terinfeksi, infeksi paru terbagi menjadi beberapa jenis. Contohnya, pneumonia di alveolus, bronkitis di saluran bronkus, dan bronkiolitis di saluran terkecil paru-paru (bronkiolus).
Infeksi paru-paru cukup umum dialami bayi, terutama jika usianya belum sampai 2 tahun. Bayi lebih rentan mengalami infeksi ini apabila:
- Dilahirkan secara prematur
- Menderita kelainan pada jantung atau paru-paru
- Memiliki daya tahan tubuh yang lemah
- Terpapar asap rokok
- Sering bertemu dengan banyak orang, misalnya di penitipan bayi atau karena melakukan perjalanan yang jauh
Gejala Infeksi Paru-Paru pada Bayi
Infeksi paru-paru pada bayi bisa muncul dengan gejala ringan atau berat, Bun, tergantung pada kondisi kesehatan bayi dan penyebab infeksinya. Biasanya, gejala infeksi ini hampir mirip dengan gejala flu, tetapi biasanya berlangsung lebih lama. Adapun beberapa gejala pada bayi yang perlu Bunda kenali adalah:
- Batuk dengan dahak berwarna bening, putih, hijau, atau kuning keabu-abuan
- Demam
- Terlihat lemas dan lebih rewel dari biasanya
- Hidung meler
- Terlihat sulit bernapas
- Terdengar suara “ngik” ketika bayi bernapas (mengi)
- Kurang nafsu makan
- Tidak mau minum atau menyusu
Penanganan Infeksi Paru-Paru pada Bayi
Apabila Si Kecil mengalami beberapa gejala infeksi paru-paru pada bayi, ada baiknya Bunda segera bawa Si Kecil ke dokter ya. Dengan begitu, dokter bisa memeriksa kondisi Si Kecil dengan menggunakan beberapa pemeriksaan, seperti Rontgen dada dan tes darah.
Jika melalui pemeriksaan tersebut Si Kecil terbukti mengalami infeksi paru-paru, dokter akan memberikan pengobatan sesuai dengan penyebabnya, Bun. Apabila infeksi tergolong ringan dan disebabkan oleh virus, dokter akan memberikan obat-obatan, seperti paracetamol, untuk meredakan gejalanya.
Untuk infeksi yang tergolong ringan, Si Kecil pun tidak perlu dirawat inap. Namun, dokter akan meminta Bunda untuk selalu mencukupi asupan cairan Si Kecil karena bayi lebih rentan mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi ketika sakit.
Selama pengobatan di rumah, Bunda juga bisa melakukan beberapa perawatan mandiri di bawah ini agar Si Kecil bisa pulih lebih cepat:
- Pastikan waktu istirahat bayi selalu cukup.
- Hindari bayi dari paparan asap rokok dan polusi udara, seperti asap kendaraan, asap bekas bakar sampah, atau asap obat nyamuk bakar.
- Apabila bayi sudah bisa makan, berikan makanan yang sehat dan bergizi, sesuai dengan seleranya.
Apabila infeksi paru-paru bayi terjadi karena bakteri, dokter akan meresepkan obat antibiotik yang perlu dihabiskan agar bakteri bisa dilawan. Biasanya, infeksi paru-paru pada bayi akan membaik setelah 2–3 hari konsumsi antibiotik.
Sementara itu, untuk mengobati infeksi paru-paru yang berat, bayi perlu di rawat inap di rumah sakit, Bun. Nantinya, dokter akan memberikan antibiotik melalui infus, tambahan cairan, serta oksigen yang bisa membantu pernapasan bayi.
Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana infeksi paru-paru pada bayi? Meski memang bisa saja ringan, Bunda tetap perlu waspada dengan kemungkinan terjadinya infeksi yang berat, ya.
Waspadalah apabila gejala infeksi paru-paru yang berat muncul pada bayi, seperti sesak napas, bayi lemas dan sering tidur, kesulitan makan, kulit pucat, atau warna wajah berubah ketika batuk. Bunda harus segera memeriksakannya ke dokter agar penanganan yang tepat untuk bayi bisa segera dilakukan.
Sumber
National Health Services U.K. (2024). Health A to Z. Medicines for Babies and Children.
National Health Services U.K. (2022). Health A to Z. Bronchiolitis.
Mayo Clinic (2024). Diseases & Conditions. Bronchiolitis.
Ben-Joseph, E. KidsHealth (2023). Bronchiolitis.
Cafasso, J. Healthline (2022). 10 Symptoms of a Lung Infection.
Tesini, B. MSD Manual (2025). Pneumonia in Newborns.
Piedra, P., et al. Uptodate (2025). Patient education: Bronchiolitis and RSV in Infants and Children (Beyond the Basics).