Pertolongan pertama sakit maag pada anak patut Bunda ketahui agar tidak bingung apabila Si Kecil mengalaminya. Upaya pertolongan ini juga dilakukan agar gejala sakit maag bisa mereda dengan cepat. Dengan begitu, Si Kecil bisa beraktivitas kembali dengan lebih nyaman.
Sakit maag pada anak umumnya terjadi karena adanya gangguan pada fungsi saluran pencernaan, seperti peradangan atau proses saluran cerna yang terlalu lambat. Gejala yang bisa dirasakan meliputi yaitu nyeri perut bagian atas, mual setelah makan, perut kembung, serta sering bersendawa.
Ketika Si Kecil mengalami sakit maag, jangan panik ya, Bun, tetapi berikanlah pertolongan pertama sakit maag pada anak.
Pertolongan Pertama Sakit Maag pada Anak
Umumnya, sakit maag pada anak bersifat ringan, Bun. Namun, kondisi ini dapat membuat Si Kecil menjadi lebih rewel dan sulit makan. Nah, untuk menguranginya, Bunda bisa melakukan beberapa pertolongan pertama sakit maag pada anak. Begini pertolongannya:
1. Longgarkan pakaian yang sedang dikenakan
Mengendurkan pakaian yang sedang dikenakan Si Kecil merupakan pertolongan pertama sakit maag pada anak, Bun. Soalnya, pakaian, apalagi yang terlalu ketat, bisa saja menekan perut dan menyebabkan sakit maag terasa lebih parah.
2. Berikan teh hangat dicampur madu
Untuk mengurangi sakit maag pada Si Kecil, Bunda juga bisa melakukan pertolongan pertama dengan memberikan teh hangat yang dicampur madu. Ini karena teh dan madu bisa meredakan rasa tidak nyaman di perut serta mengurangi peradangan yang menyebabkan sakit maag.
3. Oleskan minyak esensial pada perut anak
Selain memberikan teh hangat campur madu, Bunda juga bisa mengoleskan minyak esensial, seperti minyak cengkeh dan minyak peppermint, pada perut Si Kecil sebagai pertolongan pertama sakit maag pada anak.
Ini karena minyak esensial bisa meredakan keluhan sakit maag serta menghangatkan perut. Dengan begitu, rasa tidak nyaman pada perut Si Kecil bisa berkurang, Bun.
4. Tenangkan anak
Ketika sakit maag, Si Kecil bisa saja merasa cemas, Bun. Nah, apabila Si Kecil merasa cemas, sakit maag malah bisa terasa makin parah. Oleh karena itu, Bunda perlu menenangkan Si Kecil, misalnya dengan mendengarkan lagu atau bernapas dalam-dalam. Meski begitu, Bunda juga jangan menyepelekan setiap keluhan yang dirasakan Si Kecil, ya.
5. Berikan makanan dalam porsi kecil tetapi sering
Pertolongan pertama sakit maag pada anak juga bisa dilakukan dengan memberikan Si Kecil makanan dalam porsi kecil tetapi sering. Sebab, memberikan makanan dalam porsi besar akan membuat saluran cerna lebih sulit memprosesnya, sehingga sakit maag akan terasa makin parah.
Setelah dilakukan pertolongan pertama sakit maag pada anak, biasanya gejala akan mereda, Bun. Meski begitu, Bunda juga bisa melakukan beberapa cara untuk mengatasi dan mencegah sakit maag. Adapun beberapa caranya adalah:
- Ajarkan Si Kecil untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum dan sesudah makan, serta setelah menggunakan toilet.
- Hindari memberikan Si Kecil makanan pedas, terlalu berlemak, serta minuman berkafein.
- Ajarkan Si Kecil untuk mengunyah makanannya pelan-pelan hingga halus sebelum menelannya.
- Jauhkan Si Kecil dari paparan asap rokok.
- Jangan biarkan Si Kecil tidur atau berbaring kurang dari 3 jam setelah makan.
Meski umumnya bersifat ringan, sakit maag pada anak juga perlu dikonsultasikan ke dokter apabila tidak kunjung membaik ya, Bun. Apalagi, jika sakit maag pada anak disertai muntah-muntah, penurunan berat badan, atau feses berwarna merah atau hitam.
Sumber
Boyle, S., & Shovlin, B. KidsHealth (2024). Functional Dyspepsia.
Nationwide Children’s Hospital (2024). Conditions We Treat. Abdominal Pain.
Drugs (2024). Gastritis in Children.
Higuera, V. Healthline (2024). How to Treat Indigestion at Home.
Kumar, K. Medicine Net (2024). Best Natural Treatments For Gastritis.
Kingm L. WebMD (2024). Indigestion (Dyspepsia): Symptoms, Causes, and Treatments.
Healthline (2024). What Is Gastritis?