Pentingnya DHA untuk Ibu Hamil yang Jarang Diketahui

DHA untuk ibu hamil penting untuk terpenuhi. Soalnya, nutrisi ini punya peran penting untuk mencegah kelahiran prematur. Tentunya, masih banyak lagi lho manfaat DHA buat Bunda. Yuk, simak info lengkapnya. 

DHA merupakan salah satu jenis asam lemak omega-3 yang banyak ditemukan pada hidangan laut, seperti ikan sarden, kembung, belanak, teri, selar, tongkol, salmon, dan kerang. Ikan air tawar, seperti ikan mas, lele, dan gurame, juga mengandung DHA, lho. 

Secara umum, DHA memang bagus untuk kesehatan karena bisa mencegah penyakit jantung, mendukung fungsi otak, hingga memelihara kesehatan dan fungsi mata. 

Nggak terbatas pada manfaat itu saja, DHA juga memiliki banyak manfaat untuk mendukung kondisi kehamilan yang lebih sehat. Kira-kira, apa saja ya peran DHA untuk ibu hamil?

Manfaat DHA untuk Ibu Hamil

Kalau ingin memiliki buah hati yang cerdas, cobalah untuk mencukupi asupan DHA, ya. Soalnya, DHA berperan besar dalam perkembangan otak janin. Untuk lebih jelasnya, simak manfaat DHA untuk ibu hamil berikut ini: 

1. Mendukung perkembangan otak janin

Selama kehamilan, otak janin berkembang dengan cepat. Bahkan, sejak minggu ke-6 kehamilan, otak dan sistem saraf bakal janin sudah mulai terbentuk. Maka dari itu, Bunda perlu mengonsumsi makanan bernutrisi, terutama yang mengandung DHA.  

Ini karena DHA sangat penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin. Dengan asupan DHA yang tercukupi sejak dalam kandungan, janin bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal serta memiliki kemampuan dan fungsi otak yang baik. Dengan begitu, ia pun bisa cepat belajar dan mengingat. 

2. Mengurangi risiko kelahiran prematur

Kelahiran prematur terjadi ketika janin dilahirkan sebelum usia kehamilan 37 minggu. Kondisi ini banyak menjadi kekhawatiran ibu hamil karena bayi yang lahir prematur umumnya lebih berisiko terkena gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pernapasan hingga infeksi. Untungnya, Bunda bisa lho mengurangi risiko terjadinya kelahiran prematur dengan rutin mengonsumsi DHA.

3. Mencegah depresi pada ibu hamil

Selama kehamilan, perasaan bisa menjadi lebih sensitif. Hal ini memang wajar karena perubahan hormon yang terjadi selama hamil. Jadi, Bumil tidak perlu khawatir, ya.   

Meski demikian, jika stres dibiarkan dan tidak ada dukungan dari orang sekitar, hal ini bisa saja memicu timbulnya depresi saat hamil hingga pascapersalinan, yang khawatirnya berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dan bayi.

Memang, stres saat hamil sering kali tidak bisa dihindari. Namun, ibu hamil masih bisa kok mengontrol dan mengatasinya dengan journaling, olahraga, me time, atau mencukupi asupan DHA. Ini karena DHA mampu meningkatkan produksi hormon serotonin yang dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik. 

4. Mengurangi risiko terjadinya keguguran

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kekurangan gizi bisa meningkatkan risiko ibu hamil untuk mengalami keguguran. Oleh karena itu, guna mencegahnya, Bunda perlu mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan selama hamil, seperti protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, serta lemak sehat, termasuk DHA.

5. Mencegah preeklampsia

Manfaat DHA untuk ibu hamil yang tak kalah penting ialah mengurangi risiko terjadinya preeklampsia. DHA diketahui dapat menjaga pembuluh darah agar tetap lentur sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. 

Dengan begitu, tekanan darah saat hamil pun lebih terkontrol. Risiko terkena preeklamsia dan tekanan darah tinggi selama kehamilan pun menurun.

Kini, Bunda sudah tahu kan betapa pentingnya DHA untuk ibu hamil? DHA sendiri sebenarnya diproduksi oleh tubuh kita secara alami. Namun, karena tubuh hanya dapat memproduksi DHA dalam jumlah kecil, Bunda perlu memperoleh asupan DHA tambahan dari makanan atau suplemen, misalnya minyak ikan

Pastikan Bunda mengonsumsi suplemen sesuai takaran atau dosis yang dianjurkan dan tertera pada kemasan, ya. Dosis DHA untuk Ibu hamil yang dianjurkan adalah sekitar 200–300 mg per hari.

Jika Bunda memiliki pertanyaan mengenai makanan yang mengandung DHA atau merek suplemen DHA yang cocok untuk ibu hamil, Bunda bisa bertanya langsung ke dokter.

Sumber:

Cetin, et al. (2024). Omega-3 fatty acid supply in pregnancy for risk reduction of preterm and early preterm birth. American Journal of Obstetrics & Gynecology. 6 (2), 101251.

Mu, et al. (2023). Omega‐3 fatty acid supplements and recurrent miscarriage: A perspective on potential mechanisms and clinical evidence. Food Science & Nutrition. 11(8), pp. 4460–4471.

Thomas, C. Baby Centre UK (2023). Is It Safe to Take Fish Oil Supplements in Pregnancy?

Flo Health (2020). Fetal Brain Development Stages: When Does a Fetus Develop a Brain?

Hjalmarsdottir, F. Healthline (2024). 12 Foods That Are Very High in Omega-3.

McCulloch, M. Healthline (2023). 12 Health Benefits of DHA (Docosahexaenoic Acid).

Lindberg, S. Healthline (2023). DHA and Pregnancy: What You Need to Know.

Gelman, L. & Harris, W. C. Parents (2023). How Much Stress Is ‘Too Much’ When You’re Pregnant?

Danielsson, K. Verywell Family (2021). Do Prenatal Vitamins Prevent Miscarriages?

Wong, C. Verywell Mind (2024). The Health Benefits of DHA.

Manaker, L. Verywell Health (2021). Taking a Larger Dose of DHA Supplements May Reduce Premature Birth Risks.

By dr. Kevin Adrian Djantin

Project and Collaboration Medical Editor Alodokter

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *