Bingung Cara Memandikan Bayi? Ini Petunjuknya

memandikan bayi

Memandikan si Kecil adalah sebuah pengalaman seru yang mengesankan bagi Bunda dan Ayah. Sambil membersihkan tubuh si Kecil, mandi adalah saatnya untuk mempererat ikatan emosional si Kecil dengan orang tua. 

Namun tidak sedikit juga orang tua baru yang merasa kikuk saat harus memandikan bayinya karena takut melakukan kesalahan yang mengakibatkan si Kecil terkilir atau terpeleset. Beberapa cara berikut bisa Bunda praktikkan agar memandikan bayi tak lagi terasa sulit. 

Kuncinya: Kenyamanan

Seperti halnya orang dewasa, si Kecil juga punya ’mood’ yang berubah-ubah. Ciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan saat mandi. Tak ada salahnya membiarkan si Kecil bermain air sejenak atau membuat gelembung-gelembung sabun agar suasana mandi selalu fun dan exciting

Selain menyegarkan, mandi juga membuat kulit si Kecil kembali bersih dan bebas dari keringat dan kotoran. 

Ingatlah bahwa kulit bayi memiliki struktur yang lebih tipis (bahkan hingga 3,5 kali lebih sensitif daripada kulit orang dewasa) sehingga lebih mudah mengalami gangguan seperti infeksi jamur, bakteri, dan alergi.

Apalagi jika si Kecil termasuk anak yang aktif dan banyak bergerak, kulitnya akan semakin mudah berkeringat sehingga perlu dimandikan.  

Kapan Sebaiknya Memandikan Bayi dan Seberapa Sering?

memandikan bayi

Meskipun tidak ada aturan baku dalam menentukan waktu mandi, yang penting adalah saat memandikan bayi, Bunda tidak terburu-buru atau sedang banyak gangguan. 

Sebagian besar memandikan bayi di pagi hari seperti lazimnya orang dewasa, tetapi ada juga yang memilih mandi di sore hari. Kalau Bunda ingin memandikan si Kecil setelah makan, beri jeda dulu beberapa saat sebelum mandi, agar perutnya lebih nyaman. 

Untuk si Kecil yang baru lahir atau yang belum terlalu banyak bergerak, Bunda boleh kok, tidak memandikannya setiap hari. Sebanyak 2-3 kali seminggu cukup, selebihnya cukup diseka saja. 

Namun saat si Kecil sudah mulai merangkak atau belajar berjalan, Bunda perlu memandikan bayi setiap hari karena tubuhnya lebih cepat kotor.

Lakukan Persiapan

Agar acara memandikan bayi selalu menyenangkan, persiapkan hal-hal berikut ini:

  • Lokasi: Tak harus selalu di dalam kamar mandi. Anda bisa saja sesekali mengajaknya mandi di ruang terbuka untuk memberikan suasana baru. 
  • Peralatan mandi: Sabun dan sampo. Letakkan di tempat yang terjangkau agar Bunda bisa meraihnya dengan mudah. 
  • Hiburan: Ajak si Kecil bernyanyi sambil bermain air dan sabun.
  • Air hangat. Siapkan air hangat dalam 2 ember terpisah. Satu untuk si Kecil bermain, dan satu lagi untuk Anda membilas tubuhnya.

Bagaimana Cara Memandikan Bayi di Bathtub?

memandikan bayi
  1. Sebelum memandikan bayi, isi bak mandi atau bathtub-nya dengan sedikit air hangat, kira-kira setinggi 4-5 cm.
     
  2. Pegang bagian punggung si Kecil dengan menggunakan satu tangan, sangga bagian leher dan kepalanya, lalu masukkan badannya ke air. Jangan lepaskan selama si Kecil mandi. 
  3. Siramkan air hangat ke seluruh tubuhnya perlahan.
  4. Gunakan waslap untuk membersihkan wajah dan rambutnya, lalu cuci rambut dan kulit kepalanya dengan menggunakan sampo bayi (keramas 1-2 kali seminggu sudah cukup untuk si Kecil yang baru lahir).
  5. Bersihkan seluruh tubuhnya dengan menggunakan sabun khusus untuk bayi, lakukan dengan lembut. Bilas tubuhnya sampai bersih.
  6. Agar si Kecil tidak kedinginan, segera angkat si Kecil dari bak mandinya, keringkan tubuh dan rambutnya dengan menggunakan handuk lembut. Bungkus badannya dengan handuk, lalu segera bawa ke kamar untuk berganti pakaian.

Jangan meninggalkannya tanpa pengawasan barang sedikitpun, untuk menghindari risiko si Kecil tergelincir atau luka. 

Sumber:

Healthline. 2018. How to Give Your Newborn Baby a Bath.

Healthy Children. 2020. Bathing Your Baby.

Mayo Clinic. 2019. Baby Bath Basics: A Parent’s Guide.

By dr. Arnold Soetarso, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *