Cara Menghadapi Bayi yang Menolak Menyusu

menolak menyusu

Sebagai Bunda, melihat si Kecil yang aktif menyusu, apalagi minum ASI langsung, adalah sebuah kebahagiaan tersendiri. Namun pasti rasanya sangat sedih dan bingung bila si Kecil tiba-tiba menolak menyusu. 

Bunda sudah melakukan berbagai cara, tapi tetap saja dia membalikkan wajah ketika melihat ASI, botol susu atau payudara ibu. Tidak semua perilaku bayi menolak menyusu ini menjadi tanda-tanda si Kecil siap disapih, lho, Bun. Bisa jadi si Kecil sedang melakukan mogok menyusui atau nursing strike.

Pengertian Bayi Menolak Menyusu

menolak menyusu

Bayi dikatakan mogok menyusu bila selama beberapa waktu dirinya tidak mau menyusu dari Bunda. Perilaku ini biasanya dimulai setidaknya setelah si Kecil sudah berusia 3 bulan, atau saat ia sudah mulai mengerti dengan situasi di sekitarnya.

Secara perilaku, mogok menyusu biasanya terjadi secara tiba-tiba. Si Kecil terlihat tidak senang, rewel, dan menolak menyusu lebih dari 4-5 kali sehari. 

Apa Penyebab Bayi Menolak Menyusu?

Ada berbagai alasan yang menyertai si Kecil yang tiba-tiba mogok menyusu, baik alasan fisik maupun emosional, di antaranya:

  • Ia sedang merasa tidak enak badan, misalnya hidungnya tersumbat, mengalami pilek, sakit telinga, sakit tenggorokan, dan sebagainya, yang membuatnya tidak nyaman.
  • Gusinya mulai membengkak karena akan tumbuh gigi, sehingga terasa lebih sensitif dan sakit.
  • Si Kecil merasa frustrasi karena ASI Bunda keluarnya hanya sedikit sehingga dia harus berupaya keras untuk menyusu. Atau sebaliknya, ASI Bunda mengalir terlalu deras sehingga ia tidak dapat mengendalikan aliran susu yang masuk ke mulutnya.
  • Ada perubahan cita rasa dari ASI Bunda, karena Bunda makan makanan tertentu, ada perubahan hormon, atau perubahan pola makan sehari-hari.
  • Si Kecil merasa terganggu karena suasana di sekitar saat menyusu terlalu bising, udaranya terlalu panas atau terlalu dingin, dan sebagainya.
  • Si Kecil merasa bahwa Bunda sedang stres, marah, atau dalam kondisi emosional lainnya, sehingga Bunda kurang fokus kepadanya.
  • Si Kecil mencium ada aroma lain pada tubuh Bunda yang tidak dikenalnya, misalnya aroma wangi sabun yang tajam, aroma minyak kayu putih, dan sebagainya.

Bagaimana Menghadapi Si Kecil yang Mogok Menyusu?

Bayi menolak menyusu tentu membuat Bunda merasa khawatir akan kurangnya asupan si Kecil, yang dalam jangka panjang bisa memengaruhi kondisi kesehatannya. 

Sebagai langkah awal, mungkin Bunda dapat berupaya mempertahankan produksi ASI dengan cara memompa ASI setiap beberapa jam dan menyimpannya dalam botol. 

Cara tersebut penting agar tubuh tetap memproduksi ASI dalam jumlah yang mencukupi. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya bengkak pada payudara atau sumbatan pada kelenjar susu yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada Bunda. 

ASI perahan bisa Bunda berikan saat si Kecil sudah kembali menyusu seperti biasa, karena di dalam lemari pembeku, ASI bisa bertahan cukup lama.

Adapun cara yang bisa Bunda lakukan untuk membujuk si Kecil supaya mau menyusu lagi di antaranya:

  1. Berganti posisi. Cara ini kadang bisa cukup membantu, karena bayi akan mencoba posisi baru yang lebih nyaman untuknya. Posisi yang tepat juga bisa membantu memperlancar aliran ASI Bunda.
  2. Coba susui si Kecil saat dalam keadaan tenang atau agak mengantuk. Saat si Kecil merasa nyaman atau ingin tidur, biasanya secara naluriah ia tidak menolak “mengempeng” kepada Bunda. 
  3. Cobalah untuk menyusui di ruangan yang tenang, cahayanya agak redup dan udaranya cukup sejuk. Bila si Kecil tidak menolak suara musik, Bunda bisa pasang musik yang lembut untuk membangun suasana yang semakin nyaman.
  4. Gunakan gendongan saat mencoba menyusuinya atau sambil duduk di kursi goyang. 
  5. Untuk membuat tubuh si Kecil lebih nyaman, cobalah untuk memijat tubuhnya dengan lembut. Saat tubuhnya lebih rileks, mungkin ia akan lebih mudah untuk mulai menyusu kembali. 
  6. Lakukan kontak kulit dengan bayi (skin-to-skin contact) sesering mungkin. Cara ini terbukti efektif untuk membantu membuat si Kecil lebih nyaman, dan membuat tubuhnya lebih sehat dan membantu mengatasi mogok menyusui.
  7. Penggunaan alat bantu laktasi kadang bisa membantu pada bayi menolak menyusu. Bunda juga bisa meminta bantuan kepada pakar laktasi untuk membantu menggunakan alat ini.

Sumber:

Today’s Parent. 2018. Top 10 Tips to End a Nursing Strike.

Healthline. 2019. Is This a Nursing Strike? How to Get Your Baby Back to Breastfeeding.

AIMI. 2013. Mogok Menyusu.

Baby Center. Nursing Strike.

By dr. Mutia Winanda, M.Gizi, Sp. GK

Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Konselor Laktasi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *