Bagaimana Merawat Bayi Prematur di Rumah

perawatan bayi prematur di rumah

Menurut WHO, setiap tahunnya ada 15 juta bayi lahir prematur, dengan jumlah kematian akibat komplikasi prematur mencapai satu juta bayi. Indonesia masuk daftar 10 besar negara dengan jumlah kelahiran prematur tertinggi di dunia (675.700 bayi) dan daftar 10 negara dengan tingkat kelahiran prematur tertinggi per 100 kelahiran hidup, yaitu 15,5. 

Berikut adalah hal-hal yang perlu Bunda ketahui tentang bayi lahir prematur, mulai dari usia, perawatan, sampai kebutuhan nutrisinya. 

Kondisi Bayi Lahir Prematur

perawatan bayi prematur di rumah

Secara umum, usia kehamilan saat melahirkan bayi prematur adalah 37 minggu atau kurang dari itu. Ada beberapa penggolongan bayi prematur berdasarkan usia kehamilan saat ia dilahirkan, yaitu: 

  • Prematur akhir (usia kehamilan 34-36 minggu)
  • Prematur sedang (usia kehamilan 32-34 minggu)
  • Sangat prematur (usia kehamilan kurang dari 32 minggu)
  • Amat sangat prematur (usia kehamilan kurang dari 25 minggu).

Tak hanya berdasarkan usia kehamilan, bayi prematur juga dapat diklasifikasikan berdasarkan berat badannya. 

Pengklasifikasian berat badan bayi prematur adalah:

  • Bayi berat lahir rendah (<2,5 kg)
  • Bayi berat lahir sangat rendah (<1,5 kg)
  • Bayi berat lahir amat sangat rendah (<1 kg)

Karena lahir kurang bulan, bayi prematur belum mengalami pertumbuhan yang sempurna sehingga memiliki risiko berbagai masalah kesehatan, di antaranya adalah:

  • Anemia
  • Masalah-masalah pernapasan seperti apnea, Bronchopulmonary dysplasia (BPD), dan Respiratory distress syndrome (RDS)
  • Infeksi
  • Perdarahan intraventrikel
  • Peradangan yang terjadi di usus besar atau usus halus pada bayi (enterokolitis nekrotikans)
  • Retinopati prematuritas

Merawat Bayi Prematur di Rumah

berat badan bayi prematur

Bayi prematur biasanya akan ditempatkan di NICU (Neonatal Intensive Care Unit) sampai ia diperbolehkan untuk dibawa pulang ke rumah. Beberapa syarat untuk membawa pulang bayi prematur adalah:

  • Bayi sudah dapat mempertahankan suhu tubuhnya di luar inkubator selama 24-48 jam.
  • Dapat bernapas sendiri tanpa bantuan oksigen.
  • Mengasup susu dengan menyusu atau menggunakan botol tanpa nutrisi enteral.
  • Berat badannya naik dengan stabil

Bunda tentu merasa khawatir apakah dapat merawat bayi prematur di rumah. Untuk mengurangi kekhawatiran ini, sebelum kembali ke rumah, dapatkanlah informasi sebanyak-banyaknya tentang perawatan bayi prematur di rumah.

Persiapkan berbagai hal di rumah sesuai dengan arahan dokter dan para ahli di rumah sakit, termasuk peralatan medis yang mungkin dibutuhkan.

Pelajari juga untuk melakukan perawatan metode kanguru (PMK), yaitu perawatan bayi prematur dengan melakukan kontak langsung kulit Bunda ke kulit bayi dengan tujuan agar suhu tubuh Bunda dapat menghangatkan tubuh bayi. 

Selain memudahkan pemberian ASI, metode kanguru juga membantu melindungi bayi dari infeksi, memberi stimulasi, serta meningkatkan bonding antara Bunda dan bayi. PMK sangat dianjurkan bagi bayi prematur agar tumbuh kembangnya berjalan optimal.

Kebutuhan Utama Bayi Prematur adalah Nutrisi Optimal

menyusui bayi prematur

Hal yang harus Bunda perhatikan dalam merawat bayi prematur adalah pemberian nutrisi. Kondisi bayi prematur pada umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengkoordinasi gerakan-gerakan yang dibutuhkan untuk menyusu, yaitu mengisap, menelan, bernapas sambil menyusu. 

Namun semakin lama, keterampilan ini akan dipelajari bayi sehingga ia akan dapat menyusu atau minum menggunakan botol. Untuk memudahkan menyusui, lakukan dengan PMK ya, Bun.

Pemberian ASI sebagai nutrisi bagi bayi prematur adalah pilihan utama, apalagi ASI dari ibu bayi prematur memiliki komposisi berbeda dengan ibu bayi cukup bulan. 

ASI prematur pada awalnya mengandung lebih banyak protein, lemak, asam amino bebas, dan natrium, tetapi beberapa minggu kemudian kadar nutrisi ini menurun. Kadar mineral ASI prematur sama dengan ASI cukup bulan, kecuali untuk kalsium (lebih rendah di ASI prematur) dan tembaga atau seng (lebih tinggi di ASI prematur namun akan menurun).

Untuk bayi sangat prematur atau berat lahir sangat rendah, kemungkinan bayi akan diberikan tambahan human milk fortifier yang tinggi kandungan protein, fosfor, dan kalsium. Tujuannya adalah untuk membantunya kejar tumbuh dengan meningkatkan kandungan nutrisi tertentu. 

Semua informasi tentang nutrisi bayi tersebut juga akan Bunda dapatkan dan pelajari dari dokter sebelum kembali ke rumah. 

Sumber:

World Health Organization. Preterm Birth.

IDAI (2016). Konsensus Pemberian Nutrisi pada Bayi Prematur.

March of Dimes. 2019. Premature Babies.

KidsHealth. 2015. Taking Your Preemie Home.

By dr. Arnold Soetarso, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *