Jantung Pisang untuk Ibu Hamil, Bolehkah?

Orang Indonesia lazim menyantap jantung pisang karena tanaman pisang mudah tumbuh. Amankah jantung pisang untuk ibu hamil? Apa manfaatnya? Cek dulu di sini, Bun.

Tanaman Pisang Kaya Manfaat

Kita biasanya memanfaatkan tanaman pisang, mulai dari daunnya, buahnya hingga pelepahnya.

Selain buahnya yang kaya nutrisi, jantung pisang juga banyak disukai. Jantung pisang adalah cikal bakal buah pisang. Disebut “jantung” karena bentuknya yang mirip dengan organ tersebut. 

Jantung pisang punya kulit luar yang berwarna merah tua. Kalau dibuka, jantung pisang memiliki daging berwarna putih kekuningan, dengan bunga pisang di bagian atasnya.

Siapa yang mengira, ternyata jantung pisang juga tak kalah bernutrisi. Mineral esensial seperti fosfor, kalsium, kalium, dan zat besi terkandung di dalamnya. 

Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa 100 gram jantung pisang mengandung:

  • Air: 90.2 gram
  • Protein: 1.2 gram
  • Lemak: 0.3 gram
  • Karbohidrat: 7.1 gram
  • Serat: 3.2 gram
  • Kalsium: 30 mg
  • Fosfor: 50 mg
  • Zat besi: 0.1 mg
  • Natrium: 3 mg
  • Kalium: 524 mg
  • Tembaga: 0.09 mg
  • Seng: 0.3 mg
  • Beta-karoten: 201 mcg
  • Karoten total: 170 mcg
  • Thiamin (Vitamin B1): 0.05 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0.03 mg
  • Niasin: 0.8 mg
  • Vitamin C: 10 mg

Bahkan di Barat, jantung pisang mulai dilirik sebagai superfood. Ini tak lepas dari beragam nutrisi yang ada di dalamnya. 

Manfaat Jantung Pisang

Karena nutrisinya lengkap, Bunda yang sedang hamil dapat merasakan manfaatnya. 

Manfaat jantung pisang untuk ibu hamil di antaranya:

  • Mengurangi kram perut.
  • Mencegah anemia karena kaya zat besi.
  • Mengurangi mual saat hamil di trimester pertama. 
  • Memperlancar pencernaan karena kaya serat makanan.
  • Kaya antioksidan, sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas.
  • Membantu mengurangi stres pada ibu hamil. Ini disebabkan jantung pisang kaya magnesium. 
  • Mempercepat penyembuhan dari infeksi. Ini karena jantung pisang mengandung etanol. Etanol dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri patogen.
  • Membantu mengendalikan gula darah. Jantung pisang indeks glikemiknya rendah. Sehingga tidak cepat meningkatkan kadar gula darah.

Tips Aman Makan Jantung Pisang

Agar lebih aman saat makan jantung pisang, perhatikan ini, Bun:

  • Sama seperti buah pepaya muda yang bergetah, jantung pisang pun memiliki getah yang banyak. Cuci jantung pisang sampai benar-benar bersih. Getah bisa berdampak pada mereka yang alergi juga menyebabkan gangguan kesehatan.
  • Tidak semua jantung pisang bisa dimakan. Pilih jantung pisang kepok, pisang batu, atau pisang klutuk. Jantung pisang Ambon tidak dapat dikonsumsi karena kandungan tanin yang tinggi sehingga rasanya pahit.
  • Perhatikan porsinya. Terlalu banyak makan jantung pisang dapat menyebabkan diare dan kembung.
  • Jantung pisang tinggi kalium. Oleh karenanya, Bunda perlu membatasi porsi makanan ini. Terlalu banyak kalium menyebabkan hyperkalemia. Yaitu kondisi detak jantung tak beraturan, otot lemas, lumpuh sementara, hingga menurunkan tekanan darah.
  • Jantung pisang mudah membusuk. Simpan sisa jantung pisang dalam wadah kedap lalu masukkan dalam lemari es. 

Namun jangan khawatir, Bun. Selama dikonsumsi dalam porsi wajar, Bunda boleh saja makan jantung pisang. Biasanya jantung pisang diolah menjadi sayur lodeh, ditumis, atau urap.

Agar lebih aman, berkonsultasilah dulu dengan dokter sebelum makan jantung pisang.

Sumber:

Pop Mama. 2021. 5 Manfaat Jantung Pisang untuk Ibu Hamil. 

Klik Dokter. 2020. Berbagai Manfaat Mengonsumsi Jantung Pisang. 

Hamil.co.id. Bahaya Jantung Pisang bagi Ibu Hamil dan Manfaatnya. 

By dr. Mutia Winanda, M.Gizi, Sp.GK

Dokter Spesialis Gizi Klinik & Konsultan Laktasi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *