Asam Folat untuk Promil, Inilah Berbagai Manfaatnya

Asam Folat untuk Promil, Inilah Berbagai Manfaatnya

Asam folat untuk promil memang tidak boleh disepelekan. Dengan memenuhi kebutuhan asam folat selama program hamil (promil), banyak manfaat yang akan didapatkan, baik di masa promil maupun saat sudah hamil nantinya. Yuk, ketahui apa saja manfaat nutrisi ini, Bun!

Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat atau vitamin B9. Nutrisi ini memiliki banyak peran penting bagi kehamilan, mulai dari pembentukan sel darah merah ibu hingga pendukung tumbuh kembang janin. Asam folat juga berperan penting untuk pembentukan dan perkembangan organ janin.

Asam folat sendiri bisa berasal dari makanan sehat, seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Meski lebih dikenal sebagai nutrisi yang penting untuk ibu hamil, asam folat juga dibutuhkan oleh wanita yang sedang menjalani program hamil, lho.

Jadi, jangan heran  ya kalau dokter meminta kamu untuk memenuhi kebutuhan asam folat saat promil.

Manfaat Asam Folat untuk Promil

Saat menjalani program hamil, wanita biasanya disarankan untuk memenuhi kebutuhan asam folat sebanyak 400 mcg per hari. Selain menyarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung asam folat, dokter biasanya akan memberikan suplemen asam folat untuk memastikan agar kebutuhan tersebut terpenuhi.

Nah, asupan asam folat yang tercukupi bisa memberikan banyak manfaat untuk wanita yang ingin hamil. Di antaranya adalah:

1. Memperbaiki kualitas sel telur

Salah satu faktor penting yang bisa meningkatkan peluang wanita untuk hamil adalah kualitas sel telur. Nah, dengan mencukupi asupan asam folat selama program hamil, kualitas sel telur bisa jadi lebih baik, sehingga dapat berkembang menjadi bakal janin (embrio) dengan lebih lancar.

Jadi, tak heran jika wanita yang promil akan dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan asam folat setiap harinya.

2. Mempersiapkan tubuh untuk hamil

Selama masa kehamilan, berbagai macam nutrisi, termasuk asam folat, berperan penting bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Nah, kebutuhan asam folat bisa mulai dipenuhi saat menjalani program hamil.

Dengan memenuhi kebutuhan asam folat sejak awal, tubuh wanita bisa lebih siap untuk hamil, serta kehamilan pun akan lebih sehat dan aman nantinya.

3. Mencegah anemia

Pada wanita yang menjalani program hamil, anemia atau kurang darah perlu dicegah karena bisa mempersulit terjadinya kehamilan. Sementara pada ibu hamil, anemia bisa meningkatkan risiko keguguran dan gangguan tumbuh kembang janin.

Nah, seperti yang telah disebutkan, salah satu fungsi asam folat adalah membentuk sel darah merah yang sehat, bersama dengan zat besi dan vitamin B12.

Jadi, dengan mencukupi asupan nutrisi tersebut, tubuh wanita yang menjalani promil bisa lebih siap untuk hamil, karena pasokan sel darah merah yang cukup bisa membuat kualitas sel telur meningkat.

Selain bisa mencegah anemia sebelum kehamilan, asam folat juga bisa mencegah anemia saat hamil. Apabila kebutuhan asam folat terpenuhi, sel darah merah akan diproduksi dengan baik, sehingga ibu hamil serta janin tidak kekurangan darah.

4. Mencegah cacat tabung saraf

Selain bermanfaat bagi wanita yang menjalani promil, asam folat juga berperan penting dalam perkembangan otak dan saraf janin nantinya. Oleh karena itu, apabila tubuh ibu hamil sudah mendapatkan cukup asupan asam folat sebelumnya, janin bisa terhindar dari cacat tabung saraf, seperti spina bifida dan anensefali.

5. Mencegah kelahiran prematur

Ini juga merupakan kondisi yang harus dihindari. Soalnya, kondisi ini bisa menyebabkan bayi lahir dengan gangguan pada organ tubuh. Nah, dengan memenuhi kebutuhan asam folat, kelahiran prematur bisa dicegah.

Tentang Metafolin dan Manfaatnya

Karena sudah tahu manfaat apa saja yang bisa didapat dari asam folat untuk promil, sebaiknya kamu mulai mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat dari sekarang, ya. Untuk menambah asupan asam folat, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen asam folat yang mengandung metafolin, lho.

Nah, apa itu metafolin? Istilah ini mungkin masih terdengar asing, ya? Metafolin sendiri adalah bentuk aktif dari asam folat. Jadi, saat masuk ke dalam tubuh, asam folat akan dipecah menjadi metafolin.

Karena sudah terbentuk sebagai senyawa aktif, penyerapan metafolin dalam tubuh bisa lebih cepat. Dengan begitu, berbagai manfaat asam folat seperti yang telah disebutkan di atas bisa diperoleh dengan optimal.

Kini sudah ada produk suplemen asam folat yang juga mengandung metafolin. Bahkan, produk tersebut dilengkapi berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung kehamilan yang sehat.

Selain karena bisa memaksimalkan manfaat asam folat, kandungan metafolin juga bisa digunakan sebagai alternatif bagi wanita yang mengalami methylenetetrahydrofolate reductase (MTHFR) polymorphism atau gangguan pembentukan asam folat dalam tubuh. Dengan begitu, kebutuhan tubuhnya akan asam folat tetap bisa terpenuhi.

Jadi, kalau kamu berencana untuk memiliki buah hati, yuk mulai penuhi kebutuhan asam folatmu dari sekarang.

Sumber:

Carboni, L. (2022). Active Folate Versus Folic Acid: The Role of 5-MTHF (Methylfolate) in Human Health. Integrative Medicine (Encinitas, Calif.), 21(3), pp. 36–41.

Li, B., et al. (2019). Folic Acid and Risk of Preterm Birth: A Meta-Analysis. Frontiers in Neuroscience, 13, pp. 1284.

National Health Services U.K. (2022). Medicines A to Z. Pregnancy, Breastfeeding and Fertility while Taking Folic Acid.

BabyCenter (2023). How Much Folic Acid Should I Take while Trying to Get Pregnant?

KidsHealth, Nemours (2022). Parents. Folic Acid and Pregnancy.

Healthline (2023). Folic Acid: Everything You Need to Know.

Verywell Family (2022). The Importance of Folic Acid in Female and Male Fertility.

WebMD (2022). Anemia in Pregnancy.

WebMD (2022). Folic Acid and Pregnancy.

By dr. Kevin Adrian Djantin

Project and Collaboration Medical Editor Alodokter

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *