Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol?

makan jengkol ibu hamil

Jengkol adalah hidangan favorit untuk sebagian orang karena rasanya yang unik. Namun bolehkah ibu hamil makan jengkol dan adakah manfaatnya? Baca terus penjelasan berikut ini ya, Bun.

Kandungan Nutrisi Jengkol

bolehkah ibu hamil makan jengkol

Jengkol atau yang dalam nama Latinnya adalah Archidendron pauciflorum merupakan tanaman jenis polong-polongan (Fabaceae) yang lazim dijadikan bahan pangan oleh masyarakat Indonesia. 

Meski banyak yang menggemarinya, tidak sedikit yang segan untuk makan jengkol karena setelah memakannya akan timbul efek samping berupa bau tidak sedap pada urine.

Secara nutrisi, jengkol mengandung berbagai makronutrien dan mikronutrien. Di antaranya adalah protein, lemak, karbohidrat, serat makanan, termasuk juga mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, natrium, juga vitamin B1, B2, B6, serta vitamin C. 

Manfaat Jengkol untuk Ibu Hamil

bolehkah ibu hamil makan jengkol

Pada dasarnya ibu hamil tidak dilarang untuk makan jengkol sebagai salah satu variasi asupan sehari-hari, misalnya diolah sebagai semur, rendang, maupun disantap sebagai lalapan. 

Yang penting adalah untuk memakannya dalam porsi wajar dan sudah dalam keadaan diolah atau matang. 

Dari beberapa penelitian, diketahui bahwa jengkol ternyata memiliki beberapa manfaat sehat, di antaranya:

Membantu menjaga kesehatan jantung 

Biji jengkol mengandung antioksidan, sehingga bermanfaat untuk mencegah radikal bebas penyebab kerusakan sel. Selain itu, jengkol juga dapat membantu memperlancar peredaran darah, sehingga baik untuk kesehatan jantung.

Membantu menjaga kadar gula darah

Berdasarkan salah satu studi ilmiah di Journal of The Science of Food and Agriculture disebutkan bahwa jengkol mampu menurunkan kadar gula darah, sehingga dapat mencegah terjadinya diabetes gestasional. 

Mencegah anemia

Bagi ibu hamil, sangatlah penting untuk mencegah agar tidak terjadi anemia. Kandungan zat besi di dalam jengkol dapat membantu mencegah terjadinya anemia, sekaligus membantu menjaga stamina. 

Kaya asam folat, sehingga baik untuk ibu hamil dan janin

Kandungan asam folat atau vitamin B6 maupun kalsium di dalam jengkol membantu mendukung pembentukan organ janin selama di dalam kandungan, sekaligus membantu mencegah terjadinya cacat janin.

Membantu menjaga kesehatan ibu hamil

Jengkol mengandung fosfor yang cukup tinggi, yang berperan dalam pembentukan tulang janin dan menjaga kesehatan tulang Bunda. Selain itu, fosfor juga berguna dalam proses pembekuan darah, juga menjaga fungsi ginjal. 

Risiko Makan Jengkol

sakit pinggang

Sayangnya, jengkol punya sisi negatif yang perlu mendapat perhatian. Jengkol mengandung asam jengkolat, yang bila menumpuk dalam jumlah besar di dalam tubuh dapat menyebabkan keracunan dan membebani ginjal.

Asam jengkolat yang menumpuk di dalam ginjal lama kelamaan akan membentuk kristal tajam yang dapat merobek dinding saluran kemih. 

Akibatnya, timbul sakit pinggang, nyeri pada perut bagian bawah, perdarahan saluran kemih (hematuria) hingga dalam kasus berat terjadi gagal ginjal.

Itu sebabnya terutama untuk Bunda yang sedang hamil, perlu untuk membatasi konsumsi jengkol, baik porsinya, maupun tingkat keseringannya.

Aturan Aman Makan Jengkol Saat Hamil

bolehkah ibu hamil makan jengkol

Agar lebih terjaga dari risiko keracunan karena makan jengkol, ada baiknya Bunda yang sedang hamil mengikuti aturan berikut ini:

  • Selalu olah jengkol sampai benar-benar matang. Salah satu tanda buah jengkol sudah matang adalah teksturnya yang lunak/empuk. 
  • Untuk mengurangi kandungan asam jengkolat di dalam jengkol, rendam buah jengkol dalam air bersih atau air bekas mencuci beras selama satu malam. 
  • Padukan jengkol dengan makanan bernutrisi lainnya sehingga asupan Bunda menjadi lebih seimbang dan lengkap.
  • Minum banyak air putih untuk mencegah menumpuknya kristal asam jengkolat di dalam ginjal. 
  • Jangan makan jengkol dalam kondisi perut kosong, atau memadukannya dengan makanan atau minuman yang rasanya asam, agar tidak memengaruhi pencernaan. 

Lebih baik menjaga daripada mengobati, kan, Bun? Selalu jalani hidup sehat agar selama masa kehamilan ini Bunda dan si Kecil selalu dalam kondisi optimal.

Sumber:

Hello Sehat. 2021. Mengenal 6 Manfaat Makan Jengkol Lebih Dekat (Asal Jangan Terlalu Banyak).

Kompas. 2020. 5 Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan.

Klik Dokter. 2017. Bolehkah Wanita Hamil Makan Jengkol?

By dr. Mutia Winanda, M.Gizi, Sp. GK

Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Konselor Laktasi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *